Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
1
BAB I
KONSEP RANGKAIAN LISTRIK
Definisi - Definisi
Rangkaian listrik adalah suatu kumpulan elemen atau komponen listrik yang saling
dihubungkan dengan cara-cara tertentu dan paling sedikit mempunyai satu lintasan
tertutup.
Elemen atau komponen yang akan dibahas pada mata kuliah Rangkaian Listrik terbatas
pada elemen atau komponen yang memiliki dua buah terminal atau kutub pada kedua
ujungnya. Untuk elemen atau komponen yang lebih dari dua terminal dibahas pada mata
kuliah Elektronika.
Pembatasan elemen atau komponen listrik pada Rangkaian Listrik dapat dikelompokkan
kedalam elemen atau komponen aktif dan pasif. Elemen aktif adalah elemen yang
menghasilkan energi dalam hal ini adalah sumber tegangan dan sumber arus, mengenai
sumber ini akan dijelaskan pada bab berikutnya. Elemen lain adalah elemen pasif
dimana elemen ini tidak dapat menghasilkan energi, dapat dikelompokkan menjadi
elemen yang hanya dapat menyerap energi dalam hal ini hanya terdapat pada komponen
resistor atau banyak juga yang menyebutkan tahanan atau hambatan dengan simbol R,
dan komponen pasif yang dapat menyimpan energi juga diklasifikasikan menjadi dua
yaitu komponen atau lemen yang menyerap energi dalam bentuk medan magnet dalam
hal ini induktor atau sering juga disebut sebagai lilitan, belitan atau kumparan dengan
simbol L, dan kompone pasif yang menyerap energi dalam bentuk medan magnet dalam
hal ini adalah kapasitor atau sering juga dikatakan dengan kondensator dengan simbol
C, pembahasan mengenai ketiga komponen pasif tersebut nantinya akan dijelaskan pada
bab berikutnya.
Elemen atau kompoen listrik yang dibicarakan disini adalah :
1. Elemen listrik dua terminal
a. Sumber tegangan
b. Sumber arus
c. Resistor ( R )
d. Induktor ( L )
e. Kapasitor ( C )
2. Elemen listrik lebih dari dua terminal
a. Transistor
b. Op-amp
Berbicara mengenai Rangkaian Listrik, tentu tidak dapat dilepaskan dari pengertian dari
rangkaian itu sendiri, dimana rangkaian adalah interkoneksi dari sekumpulan elemen
atau komponen penyusunnya ditambah dengan rangkaian penghubungnya dimana
disusun dengan cara-cara tertentu dan minimal memiliki satu lintasan tertutup. Dengan
kata lain hanya dengan satu lintasan tertutup saja kita dapat menganalisis suatu
rangkaian.
Yang dimaksud dengan satu lintasan tertutup adalah satu lintasan saat kita mulai dari
titik yang dimaksud akan kembali lagi ketitik tersebut tanpa terputus dan tidak
memandang seberapa jauh atau dekat lintasan yang kita tempuh.
Rangkaian listrik merupakan dasar dari teori rangkaian pada teknik elektro yang
menjadi dasar atay fundamental bagi ilmu-ilmu lainnya seperti elektronika, sistem daya,
sistem computer, putaran mesin, dan teori control.
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
2
Arus Listrik
Pada pembahasan tentang rangkaian listrik, perlu kiranya kita mengetahui terlebih
dahulu beberapa hal megenai apa itu yang dimaksud dengan listrik. Untuk memahami
tentang listrik, perlu kita ketahui terlebih dahulu pengertian dari arus.
Arus merupakan perubahan kecepatan muatan terhadap waktu atau muatan yang
mengalir dalam satuan waktu dengan simbol i (dari kata Perancis : intensite), dengan
kata lain arus adalah muatan yang bergerak. Selama muatan tersebut bergerak maka
akan muncul arus tetapi ketika muatan tersebut diam maka arus pun akan hilang.
Muatan akan bergerak jika ada energi luar yang memepengaruhinya. Muatan adalah
satuan terkecil dari atom atau sub bagian dari atom. Dimana dalam teori atom modern
menyatakan atom terdiri dari partikel inti (proton bermuatan + dan neutron bersifat
netral) yang dikelilingi oleh muatan elektron (-), normalnya atom bermuatan netral.
Muatan terdiri dari dua jenis yaitu muatan positif dan muatan negatif
Arah arus searah dengan arah muatan positif (arah arus listrik) atau berlawanan dengan
arah aliran elektron. Suatu partikel dapat menjadi muatan positif apabila kehilangan
elektron dan menjadi muatan negatif apabila menerima elektron dari partikel lain.
Coulomb adalah unit dasar dari International System of Units (SI) yang digunakan
untuk mengukur muatan listrik.
Simbol : Q = muatan konstan
q = muatan tergantung satuan waktu
muatan 1 elektron = -1,6021 x 10-19 coulomb
1 coulomb = -6,24 x 1018 elektron
Secara matematis arus didefinisikan :
dt
i = dq
Satuannya : Ampere (A)
Dalam teori rangkaian arus merupakan pergerakan muatan positif. Ketika terjadi beda
potensial disuatu elemen atau komponen maka akan muncul arus dimaan arah arus
positif mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah dan arah arus negatif mengalir
sebaliknya.
Macam-macam arus :
1. Arus searah (Direct Current/DC)
Arus DC adalah arus yang mempunyai nilai tetap atau konstan terhadap satuan
waktu, artinya diaman pun kita meninjau arus tersebut pada wakttu berbeda akan
mendapatkan nilai yang sama
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
3
2. Arus bolak-balik (Alternating Current/AC)
Arus AC adalah arus yang mempunyai nilai yang berubah terhadap satuan waktu
dengan karakteristik akan selalu berulang untuk perioda waktu tertentu
(mempunyai perida waktu : T).
Tegangan
Tegangan atau seringkali orang menyebut dengan beda potensial dalam bahasa Inggris
voltage adalah kerja yang dilakukan untuk menggerakkan satu muatan (sebesar satu
coulomb) pada elemen atau komponen dari satu terminal/kutub ke terminal/kutub
lainnya, atau pada kedua terminal/kutub akan mempunyai beda potensial jika kita
menggerakkan/memindahkan muatan sebesar satu coulomb dari satu terminal ke
terminal lainnya.
Keterkaitan antara kerja yang dilakukan sebenarnya adalah energi yang dikeluarkan,
sehingga pengertian diatas dapat dipersingkat bahwa tegangan adalah energi per satuan
muatan.
Secara matematis :
dq
v = dw
Satuannya : Volt (V)
Pada gambar diatas, jika terminal/kutub A mempunyai potensial lebih tinggi daripada
potensial di terminal/kutub B. Maka ada dua istilah yang seringkali dipakai pada
Rangkaian Listrik, yaitu :
1. Tegangan turun/ voltage drop
Jika dipandang dari potensial lebih tinggi ke potensial lebih rendah dalam hal ini
dari terminal A ke terminal B.
2. Tegangan naik/ voltage rise
Jika dipandang dari potensial lebih rendah ke potensial lebih tinggi dalam hal ini
dari terminal B ke terminal A.
Pada buku ini istilah yang akan dipakai adalah pengertian pada item nomor 1 yaitu
tegangan turun. Maka jika beda potensial antara kedua titik tersebut adalah sebesar 5
Volt, maka VAB = 5 Volt dan VBA = -5 Volt
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
4
Energi
Kerja yang dilakukan oleh gaya sebesar satu Newton sejauh satu meter. Jadi energi
adalah sesuatu kerja dimana kita memindahkan sesuatu dengan mengeluarkan gaya
sebesar satu Newton dengan jarak tempuh atau sesuatu tersebut berpindah dengan
selisih jarak satu meter.
Pada alam akan berlaku hukum Kekekalan Energi dimana energi sebetulnya tidak dapat
dihasilkan dan tidak dapat dihilangkan, energi hanya berpindah dari satu bentuk ke
bentuk yang lainnya. Contohnya pada pembangkit listrik, energi dari air yang bergerak
akan berpindah menjadi energi yang menghasilkan energi listrik, energi listrik akan
berpindah menjadi energi cahaya jika anergi listrik tersebut melewati suatu lampu,
energi cahaya akan berpinda menjadi energi panas jika bola lampu tersebut
pemakaiannya lama, demikian seterusnya.
Untuk menyatakan apakah energi dikirim atau diserap tidak hanya polaritas tegangan
tetapi arah arus juga berpengaruh.
Elemen/komponen listrik digolongkan menjadi :
1. Menyerap energi
Jika arus positif meninggalkan terminal positif menuju terminal
elemen/komponen, atau arus positif menuju terminal positif elemen/komponen
tersebut.
2. Mengirim energi
Jika arus positif masuk terminal positif dari terminal elemen/komponen, atau
arus positif meninggalkan terminal positif elemen/komponen.
Energi yang diserap/dikirim pada suatu elemen yang bertegangan v dan muatan yang
melewatinya Δq adalah Δw = vΔq
Satuannya : Joule (J)
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
5
Daya
Rata-rata kerja yang dilakukan
Daya secara matematis : vi
dt
dq
dq
dw
dq
P = dw = =
Satuannya : Watt (W)
Analisis Rangkaian
Mencari hubungan antara masukan dan keluaran pada rangkaian yang telah diketahui,
misalkan mencari keluaran tegangan/ arus ataupun menentukan energi/ daya yang
dikirim.
Ada 2 cabang utama dari teori rangkaian (input, rangkaian, output) :
1. Analisa rangkaian (rangkaian dan input untuk mencari output)
2. Sintesa rangkaian/ desain (input dan output untuk mencari rangkaian)
Prefix dalam SI (Sistem satuan Internasional)
Dalam SI untuk menyatakan bilangan yang lebih besar atau lebih kecil dari satu satuan
dasar, dipergunakan notasi desimal (“standard decimal prefixes”) yang menyatakan
pangkat dari sepuluh.
Notasi lengkap Singkatan Artinya (terhadap satuan)
atto a 10-18
femto f 10-15
pico p 10-12
nano n 10-9
mikro μ 10-6
milli m 10-3
centi c 10-2
deci d 10-1
deka da 101
hekto h 102
kilo k 103
mega M 106
giga G 109
tera T 1012
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
6
Contoh latihan :
1. Jika arus 6 A, tentukan v jika elemen menyerap daya 18 W ?
Jawaban :
Menyerap daya jika arus positif meninggalkan terminal positif
Arus positif karena dari potensial tinggi ke potensial rendah
i = 6 A
P = 18 W
3
6
= = 18 =
i
v P Volt
2. Jika arus 6 A, tentukan v jika elemen mengirimkan daya 18 W ?
Jawaban :
Mengirimkan daya jika arus positif masuk terminal positif
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
7
Arus negatif karena dari potensial rendah ke potensial tinggi
i = - 6 A
P = 18 W
3
6
18 = −
−
= =
i
v P Volt
3. Tentukan daya pada rangkaian tersebut, apakah sumber tegangan mengirimkan atau
menyerap daya !
Jawaban :
Arus positif karena dari potensial tinggi ke potensial rendah
i = 3 A
v = 6 V
p = vi = 3.6 = 18 W
Arus positif meninggalkan terminal positif sumber, sehingga sumber mengirimkan
daya.
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
8
Soal – soal :
1. Jika tegangan pada elemen adalah 8 V dan arus yang melewati terminal positifnya
seperti diperlihatkan pada grafik disamping. Tentukan daya yang diserap elemen pada
saat :
a. t = 4 s
b. t = 7 s
2. Tentukan muatan total pada soal nomor 1 diatas !
3. Tentukan daya pada rangkaian tersebut, apakah sumber tegangan mengirimkan atau
menyerap daya !
4. Tentukan daya pada rangkaian tersebut, apakah sumber tegangan mengirimkan atau
menyerap daya !
5. Tentukan daya pada rangkaian tersebut, apakah sumber tegangan mengirimkan atau
menyerap daya !
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
9
6. Jika diketahui muatan q = 12t Coulomb, tentukan i !
7. Diketahui kurva arus terhadap waktu, tentukan muatan total yang masuk pada
elemen !
8. Tentukan muatan dalam satuan waktu jika arus i = 8t 2 − 4t Ampere, t ≥ 0 saat q(0)
= 0.
9. Arus sebesar 5 μA melalui suatu kawat
a. Berapa banyak muatan yang melalui kawat dalam 10 detik
b. Berapa banyak muatan yang melalui kawat dalam satu tahun
10. Muatan 5 kC melewati suatu elemen dan energi yang diberikan 20 MJ. Tentukan
tegangan yang melintasi elemen tersebut.
11. Arus yang mengalir 2 A pada suatu elemen . Energi untuk memindahkan arus
selama 1 s adalah 10 J. Tentukan tegangan yang melintasi elemen tersebut.
12. Sebuah arus 10 A dikirimkan ke elemen selama 5 s. Tentukan energi yang
diperlukan untuk menghasilkan 10 V.
13. Sebuah lampu dihubungkan batere 12 V menghasilkan arus sebesar 0,5 A. Tentujan
energi selama 2 s.
14. Jika V = 4 Volt dan i = 10 A. Tentukan
a. Daya yang diserap atau dikirmkan
b. Energi diserap atau dikirimkan selama 10 s
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
10
15. Jika V = -4 Volt dan i =10 A. Tentukan daya diserap atau dikirimkan.
16. Jika V = 4 Volt dan i = -10 A. Tentukan daya diserap atau dikirimkan.
17. Jika V = -4 Volt dan I = -10 A. Tentukan daya diserap atau dikirimkan.
18. Sebuah kawat dilalui arus 10 mA. Berapa banyak muatan pada kawat tersebut
selama 20 s.
19. Tentukan
a. Muatan total antara 4 - 9 s
b. Muatan saat t = 8 s
c. Arus saat t = 1 s, 5 s, dan 8 s
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
11
20. Berapa arus dihasilkan batere mobil, jika energi yang disuplai 2 x 106 J selama 10
jam (standar batere mobil 12 V)
21. Tentukan
a. Daya diserap atau dikirim
b. Nilai daya jika V = 10 Volt dan i = 12 mA
22. Arus 6 A, tentukan V jika elemen menyerap daya P = 18 W
23. Jika arus 6 A, tentukan V jika elemen mengirimkan daya P = 18 W
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
12
24. Tentukan daya pada rangkaian berikut
25. Tentukan daya pada rangkaian berikut
26. Tentukan daya pada rangkaian berikut
27. Tentukan daya pada rangkaian berikut
Rangkaian Listrik
Mohamad Ramdhani
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
13
28. Tentukan daya yang diserap oleh tiap elemen pada rangkaian berikut
Saturday, February 11, 2012
Thursday, February 9, 2012
Logika fuzzyDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas(Dialihkan dari Logika Fuzzy)
Belum DiperiksaLangsung ke: navigasi, cari
Perbedaan temperatur dalam logika FuzzyLogika Fuzzy adalah peningkatan dari logika Boolean yang berhadapan dengan konsep kebenaran sebagian. Di mana logika klasik menyatakan bahwa segala hal dapat diekspresikan dalam istilah binary (0 atau 1, hitam atau putih, ya atau tidak), logika fuzzy menggantikan kebenaran boolean dengan tingkat kebenaran.
Logika Fuzzy memungkinkan nilai keanggotaan antara 0 dan 1, tingkat keabuan dan juga hitam dan putih, dan dalam bentuk linguistik, konsep tidak pasti seperti "sedikit", "lumayan", dan "sangat". Dia berhubungan dengan set fuzzy dan teori kemungkinan. Dia diperkenalkan oleh Dr. Lotfi Zadeh dari Universitas California, Berkeley pada 1965.
Daftar isi [sembunyikan]
1 Lihat pula
2 Bibliografi
3 Pranala luar
3.1 Contoh aplikasi
[sunting] Lihat pulaKecerdasan buatan
Jaringan syaraf tiruan
Biologically-inspired computing
Metode Combs
Sistem kontrol
Defuzzification
Dynamic logic
Sistem ahli
Fuzzy associative matrix
Fuzzy Control Language
Sistem kontrol Fuzzy
Elektronik Fuzzy
Set Fuzzy
Machine learning
Pengenalan pola
Rough set
kode Turbo (Aplikasi praktis dari logika fuzzy)
[sunting] BibliografiEarl Cox, The Fuzzy Systems Handbook (1994), ISBN 0-12-194270-8
Frank Höppner, Frank Klawonn, Rudolf Kruse and Thomas Runkler, Fuzzy Cluster Analysis (1999), ISBN 0-471-98864-2
George Klir and Tina Folger, Fuzzy Sets, Uncertainty, and Information (1988), ISBN 0-13-345984-5
George Klir and Bo Yuan, Fuzzy Sets and Fuzzy Logic (1995) ISBN 0-13-101171-5
Ronald Yager and Dimitar Filev, Essentials of Fuzzy Modeling and Control (1994), ISBN 0-471-01761-2
Charles Elkan. The Paradoxical Success of Fuzzy Logic. November 1993. Available from Elkan's home page.
[sunting] Pranala luarFuzzy Logic Newsgroup FAQ
Simple test to check how well you understand it
Open Source Software "mbFuzzIT" (Java)
Fuzzy Logic Overview
Fuzzy Logic Lecture
Fuzzy Logic Introduction
Fuzzy Logic for "Just Plain Folks"
Stanford Encyclopedia of Philosophy entry
[sunting] Contoh aplikasiAgriculture
Image Processing
Machine Learning
Machine Vision
Medicine
OCR
Shape Recognition
Telecommunications
Belum DiperiksaLangsung ke: navigasi, cari
Perbedaan temperatur dalam logika FuzzyLogika Fuzzy adalah peningkatan dari logika Boolean yang berhadapan dengan konsep kebenaran sebagian. Di mana logika klasik menyatakan bahwa segala hal dapat diekspresikan dalam istilah binary (0 atau 1, hitam atau putih, ya atau tidak), logika fuzzy menggantikan kebenaran boolean dengan tingkat kebenaran.
Logika Fuzzy memungkinkan nilai keanggotaan antara 0 dan 1, tingkat keabuan dan juga hitam dan putih, dan dalam bentuk linguistik, konsep tidak pasti seperti "sedikit", "lumayan", dan "sangat". Dia berhubungan dengan set fuzzy dan teori kemungkinan. Dia diperkenalkan oleh Dr. Lotfi Zadeh dari Universitas California, Berkeley pada 1965.
Daftar isi [sembunyikan]
1 Lihat pula
2 Bibliografi
3 Pranala luar
3.1 Contoh aplikasi
[sunting] Lihat pulaKecerdasan buatan
Jaringan syaraf tiruan
Biologically-inspired computing
Metode Combs
Sistem kontrol
Defuzzification
Dynamic logic
Sistem ahli
Fuzzy associative matrix
Fuzzy Control Language
Sistem kontrol Fuzzy
Elektronik Fuzzy
Set Fuzzy
Machine learning
Pengenalan pola
Rough set
kode Turbo (Aplikasi praktis dari logika fuzzy)
[sunting] BibliografiEarl Cox, The Fuzzy Systems Handbook (1994), ISBN 0-12-194270-8
Frank Höppner, Frank Klawonn, Rudolf Kruse and Thomas Runkler, Fuzzy Cluster Analysis (1999), ISBN 0-471-98864-2
George Klir and Tina Folger, Fuzzy Sets, Uncertainty, and Information (1988), ISBN 0-13-345984-5
George Klir and Bo Yuan, Fuzzy Sets and Fuzzy Logic (1995) ISBN 0-13-101171-5
Ronald Yager and Dimitar Filev, Essentials of Fuzzy Modeling and Control (1994), ISBN 0-471-01761-2
Charles Elkan. The Paradoxical Success of Fuzzy Logic. November 1993. Available from Elkan's home page.
[sunting] Pranala luarFuzzy Logic Newsgroup FAQ
Simple test to check how well you understand it
Open Source Software "mbFuzzIT" (Java)
Fuzzy Logic Overview
Fuzzy Logic Lecture
Fuzzy Logic Introduction
Fuzzy Logic for "Just Plain Folks"
Stanford Encyclopedia of Philosophy entry
[sunting] Contoh aplikasiAgriculture
Image Processing
Machine Learning
Machine Vision
Medicine
OCR
Shape Recognition
Telecommunications
Sistem Pakar
Sistem pakarDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasBelum DiperiksaLangsung ke: navigasi, cari
Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini pertama kali dikembangkan oleh periset kecerdasan buatan pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dan diterapkan secara komersial selama 1980-an. Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut. Tergantung dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan.
[sunting] Skema Penerapan dalam suatu organisasi:Case-based reasoning (CBR) yang merupakan representasi pengetahuan berdasarkan pengalaman termasuk kasus dan solusinya
Rule-base reasoning (RBR) mengandalkan serangkaian aturan-aturan yang merupakan representasi dari pengetahuan dan pengalaman karyawan (manusia) dalam memecahkan kasus yang rumit.
Model-based reasoning (MBR) melalui representasi pengetahuan dalam bentuk atribut, perilaku antar hubungan maupun simulasi proses terbentuknya pengetahuan.
Constraint-Satisfaction Reasoning yang merupakan perpaduan antara RBR & MBR.
Dalam penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan (inference rules) dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu atau lebih pakar dalam bidang tertentu. Kombinasi dari kedua hal tersebut disimpan dalam komputer, yang selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan keputusan untuk penyelesaian masalah tertentu.
[sunting] Pranala luar(Inggris) The difference between an Expert system and business rules management system
(Inggris) What Is An Expert System?
(Inggris) Expert System Vendors
Sistem Pakar Komputer
Artikel bertopik komputer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem_pakar&oldid=4993644"
Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini pertama kali dikembangkan oleh periset kecerdasan buatan pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dan diterapkan secara komersial selama 1980-an. Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut. Tergantung dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan.
[sunting] Skema Penerapan dalam suatu organisasi:Case-based reasoning (CBR) yang merupakan representasi pengetahuan berdasarkan pengalaman termasuk kasus dan solusinya
Rule-base reasoning (RBR) mengandalkan serangkaian aturan-aturan yang merupakan representasi dari pengetahuan dan pengalaman karyawan (manusia) dalam memecahkan kasus yang rumit.
Model-based reasoning (MBR) melalui representasi pengetahuan dalam bentuk atribut, perilaku antar hubungan maupun simulasi proses terbentuknya pengetahuan.
Constraint-Satisfaction Reasoning yang merupakan perpaduan antara RBR & MBR.
Dalam penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan (inference rules) dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu atau lebih pakar dalam bidang tertentu. Kombinasi dari kedua hal tersebut disimpan dalam komputer, yang selanjutnya digunakan dalam proses pengambilan keputusan untuk penyelesaian masalah tertentu.
[sunting] Pranala luar(Inggris) The difference between an Expert system and business rules management system
(Inggris) What Is An Expert System?
(Inggris) Expert System Vendors
Sistem Pakar Komputer
Artikel bertopik komputer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.
Diperoleh dari "http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem_pakar&oldid=4993644"
Kecerdasan Buatan
Kecerdasan buatanDari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebasBelum DiperiksaLangsung ke: navigasi, cari
Robot ASIMO menggunakan sensor dan algoritma kecerdasan buatan untuk menuruni tangga dan menghindari rintanganpada bagian ini saya Gaskins akan menjelaskan tentang : Kecerdasan Buatan (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau AI) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.
Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam Informatika. Seperti contoh: Pengenalan Obyek/Muka, bermain sepak bola.
Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.
'Kecerdasan buatan' ini bukan hanya ingin mengerti apa itu sistem kecerdasan, tapi juga mengkonstruksinya.
Tidak ada definisi yang memuaskan untuk 'kecerdasan':
1.kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya
2.atau kecerdasan yaitu apa yang diukur oleh sebuah 'Test Kecerdasan'
Daftar isi [sembunyikan]
1 Faham Pemikiran
2 Sejarah kecerdasan buatan
3 Filosofi
4 Fiksi sains
[sunting] Faham PemikiranSecara garis besar, AI terbagi ke dalam dua faham pemikiran yaitu AI Konvensional dan Kecerdasan Komputasional (CI, Computational Intelligence). AI konvensional kebanyakan melibatkan metoda-metoda yang sekarang diklasifiksikan sebagai pembelajaran mesin, yang ditandai dengan formalisme dan analisis statistik. Dikenal juga sebagai AI simbolis, AI logis, AI murni dan AI cara lama (GOFAI, Good Old Fashioned Artificial Intelligence). Metoda-metodanya meliputi:
1.Sistem pakar: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan. Sebuah sistem pakar dapat memproses sejumlah besar informasi yang diketahui dan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasi tersebut.
2.Petimbangan berdasar kasus
3.Jaringan Bayesian
4.AI berdasar tingkah laku: metoda modular pada pembentukan sistem AI secara manual
Kecerdasan komputasional melibatkan pengembangan atau pembelajaran iteratif (misalnya penalaan parameter seperti dalam sistem koneksionis. Pembelajaran ini berdasarkan pada data empiris dan diasosiasikan dengan AI non-simbolis, AI yang tak teratur dan perhitungan lunak. Metoda-metoda pokoknya meliputi:
1.Jaringan Syaraf: sistem dengan kemampuan pengenalan pola yang sangat kuat
2.Sistem Fuzzy: teknik-teknik untuk pertimbangan di bawah ketidakpastian, telah digunakan secara meluas dalam industri modern dan sistem kendali produk konsumen.
3.Komputasi Evolusioner: menerapkan konsep-konsep yang terinspirasi secara biologis seperti populasi, mutasi dan “survival of the fittest” untuk menghasilkan pemecahan masalah yang lebih baik.
Metoda-metoda ini terutama dibagi menjadi algoritma evolusioner (misalnya algoritma genetik) dan kecerdasan berkelompok (misalnya algoritma semut)
Dengan sistem cerdas hibrid, percobaan-percobaan dibuat untuk menggabungkan kedua kelompok ini. Aturan inferensi pakar dapat dibangkitkan melalui jaringan syaraf atau aturan produksi dari pembelajaran statistik seperti dalam ACT-R. Sebuah pendekatan baru yang menjanjikan disebutkan bahwa penguatan kecerdasan mencoba untuk mencapai kecerdasan buatan dalam proses pengembangan evolusioner sebagai efek samping dari penguatan kecerdasan manusia melalui teknologi.
MRK
[sunting] Sejarah kecerdasan buatanArtikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah kecerdasan buatan
Pada awal abad 17, René Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan Ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.
Bertrand Russell dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang merombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan "Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas " pada 1943 yang meletakkan pondasi untuk jaringan syaraf.
Tahun 1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarthy membuat istilah "kecerdasan buatan " pada konferensi pertama yang disediakan untuk pokok persoalan ini, pada 1956. Dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan "Turing test" sebagai sebuah cara untuk mengoperasionalkan test perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum membangun ELIZA, sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterapi Rogerian.
Selama tahun 1960-an dan 1970-an, Joel Moses mendemonstrasikan kekuatan pertimbangan simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program berbasis pengetahuan yang sukses pertama kali dalam bidang matematika. Marvin Minsky dan Seymour Papert menerbitkan Perceptrons, yang mendemostrasikan batas jaringan syaraf sederhana dan Alain Colmerauer mengembangkan bahasa komputer Prolog. Ted Shortliffe mendemonstrasikan kekuatan sistem berbasis aturan untuk representasi pengetahuan dan inferensi dalam diagnosa dan terapi medis yang kadangkala disebut sebagai sistem pakar pertama. Hans Moravec mengembangkan kendaraan terkendali komputer pertama untuk mengatasi jalan berintang yang kusut secara mandiri.
Pada tahun 1980-an, jaringan syaraf digunakan secara meluas dengan algoritma perambatan balik, pertama kali diterangkan oleh Paul John Werbos pada 1974. Tahun 1990-an ditandai perolehan besar dalam berbagai bidang AI dan demonstrasi berbagai macam aplikasi. Lebih khusus Deep Blue, sebuah komputer permainan catur, mengalahkan Garry Kasparov dalam sebuah pertandingan 6 game yang terkenal pada tahun 1997. DARPA menyatakan bahwa biaya yang disimpan melalui penerapan metode AI untuk unit penjadwalan dalam Perang Teluk pertama telah mengganti seluruh investasi dalam penelitian AI sejak tahun 1950 pada pemerintah AS.
Tantangan Hebat DARPA, yang dimulai pada 2004 dan berlanjut hingga hari ini, adalah sebuah pacuan untuk hadiah $2 juta dimana kendaraan dikemudikan sendiri tanpa komunikasi dengan manusia, menggunakan GPS, komputer dan susunan sensor yang canggih, melintasi beberapa ratus mil daerah gurun yang menantang.
[sunting] FilosofiArtikel utama untuk bagian ini adalah: Filosofi kecerdasan buatan
Perdebatan tentang AI yang kuat dengan AI yang lemah masih menjadi topik hangat di antara filosof AI. Hal ini melibatkan filsafat pemikiran dan masalah pikiran-tubuh. Roger Penrose dalam bukunya The Emperor's New Mind dan John Searle dengan eksperimen pemikiran "ruang China" berargumen bahwa kesadaran sejati tidak dapat dicapai oleh sistem logis formal, sementara Douglas Hofstadter dalam Gödel, Escher, Bach dan Daniel Dennett dalam Consciousness Explained memperlihatkan dukungannya atas fungsionalisme. Dalam pendapat banyak pendukung AI yang kuat, kesadaran buatan dianggap sebagai urat suci (holy grail) kecerdasan buatan.
[sunting] Fiksi sainsDalam fiksi sains, AI umumnya dilukiskan sebagai kekuatan masa depan yang akan mencoba menggulingkan otoritas manusia seperti dalam HAL 9000, Skynet, Colossus and The Matrix atau sebagai penyerupaan manusia untuk memberikan layanan seperti C-3PO, Data, the Bicentennial Man, the Mechas dalam A.I. atau Sonny dalam I, Robot. Sifat dominasi dunia AI yang tak dapat dielakkan, kadang-kadang disebut "the Singularity", juga dibantah oleh beberapa penulis sains seperti Isaac Asimov, Vernor Vinge dan Kevin Warwick. Dalam pekerjaan seperti manga Ghost in the Shell-nya orang Jepang, keberadaan mesin cerdas mempersoalkan definisi hidup sebagai organisme lebih dari sekedar kategori entitas mandiri yang lebih luas, membangun konsep kecerdasan sistemik yang bergagasan. Lihat daftar komputer fiksional (list of fictional computers) dan daftar robot dan android fiksional (list of fictional robots and androids).
Seri televisi BBC Blake's 7 menonjolkan sejumlah komputer cerdas, termasuk Zen (Blake's 7), komputer kontrol pesawat bintang Liberator (Blake's 7); Orac, superkomputer lanjut tingkat tinggi dalam kotak perspex portabel yang mempunyai kemampuan memikirkan dan bahkan memprediksikan masa depan; dan Slave, komputer pada pesawat bintang Scorpio
Robot ASIMO menggunakan sensor dan algoritma kecerdasan buatan untuk menuruni tangga dan menghindari rintanganpada bagian ini saya Gaskins akan menjelaskan tentang : Kecerdasan Buatan (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau AI) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.
Banyak hal yang kelihatannya sulit untuk kecerdasan manusia, tetapi untuk Informatika relatif tidak bermasalah. Seperti contoh: mentransformasikan persamaan, menyelesaikan persamaan integral, membuat permainan catur atau Backgammon. Di sisi lain, hal yang bagi manusia kelihatannya menuntut sedikit kecerdasan, sampai sekarang masih sulit untuk direalisasikan dalam Informatika. Seperti contoh: Pengenalan Obyek/Muka, bermain sepak bola.
Walaupun AI memiliki konotasi fiksi ilmiah yang kuat, AI membentuk cabang yang sangat penting pada ilmu komputer, berhubungan dengan perilaku, pembelajaran dan adaptasi yang cerdas dalam sebuah mesin. Penelitian dalam AI menyangkut pembuatan mesin untuk mengotomatisasikan tugas-tugas yang membutuhkan perilaku cerdas. Termasuk contohnya adalah pengendalian, perencanaan dan penjadwalan, kemampuan untuk menjawab diagnosa dan pertanyaan pelanggan, serta pengenalan tulisan tangan, suara dan wajah. Hal-hal seperti itu telah menjadi disiplin ilmu tersendiri, yang memusatkan perhatian pada penyediaan solusi masalah kehidupan yang nyata. Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunak komputer rumah dan video game.
'Kecerdasan buatan' ini bukan hanya ingin mengerti apa itu sistem kecerdasan, tapi juga mengkonstruksinya.
Tidak ada definisi yang memuaskan untuk 'kecerdasan':
1.kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya
2.atau kecerdasan yaitu apa yang diukur oleh sebuah 'Test Kecerdasan'
Daftar isi [sembunyikan]
1 Faham Pemikiran
2 Sejarah kecerdasan buatan
3 Filosofi
4 Fiksi sains
[sunting] Faham PemikiranSecara garis besar, AI terbagi ke dalam dua faham pemikiran yaitu AI Konvensional dan Kecerdasan Komputasional (CI, Computational Intelligence). AI konvensional kebanyakan melibatkan metoda-metoda yang sekarang diklasifiksikan sebagai pembelajaran mesin, yang ditandai dengan formalisme dan analisis statistik. Dikenal juga sebagai AI simbolis, AI logis, AI murni dan AI cara lama (GOFAI, Good Old Fashioned Artificial Intelligence). Metoda-metodanya meliputi:
1.Sistem pakar: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan. Sebuah sistem pakar dapat memproses sejumlah besar informasi yang diketahui dan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasi tersebut.
2.Petimbangan berdasar kasus
3.Jaringan Bayesian
4.AI berdasar tingkah laku: metoda modular pada pembentukan sistem AI secara manual
Kecerdasan komputasional melibatkan pengembangan atau pembelajaran iteratif (misalnya penalaan parameter seperti dalam sistem koneksionis. Pembelajaran ini berdasarkan pada data empiris dan diasosiasikan dengan AI non-simbolis, AI yang tak teratur dan perhitungan lunak. Metoda-metoda pokoknya meliputi:
1.Jaringan Syaraf: sistem dengan kemampuan pengenalan pola yang sangat kuat
2.Sistem Fuzzy: teknik-teknik untuk pertimbangan di bawah ketidakpastian, telah digunakan secara meluas dalam industri modern dan sistem kendali produk konsumen.
3.Komputasi Evolusioner: menerapkan konsep-konsep yang terinspirasi secara biologis seperti populasi, mutasi dan “survival of the fittest” untuk menghasilkan pemecahan masalah yang lebih baik.
Metoda-metoda ini terutama dibagi menjadi algoritma evolusioner (misalnya algoritma genetik) dan kecerdasan berkelompok (misalnya algoritma semut)
Dengan sistem cerdas hibrid, percobaan-percobaan dibuat untuk menggabungkan kedua kelompok ini. Aturan inferensi pakar dapat dibangkitkan melalui jaringan syaraf atau aturan produksi dari pembelajaran statistik seperti dalam ACT-R. Sebuah pendekatan baru yang menjanjikan disebutkan bahwa penguatan kecerdasan mencoba untuk mencapai kecerdasan buatan dalam proses pengembangan evolusioner sebagai efek samping dari penguatan kecerdasan manusia melalui teknologi.
MRK
[sunting] Sejarah kecerdasan buatanArtikel utama untuk bagian ini adalah: Sejarah kecerdasan buatan
Pada awal abad 17, René Descartes mengemukakan bahwa tubuh hewan bukanlah apa-apa melainkan hanya mesin-mesin yang rumit. Blaise Pascal menciptakan mesin penghitung digital mekanis pertama pada 1642. Pada 19, Charles Babbage dan Ada Lovelace bekerja pada mesin penghitung mekanis yang dapat diprogram.
Bertrand Russell dan Alfred North Whitehead menerbitkan Principia Mathematica, yang merombak logika formal. Warren McCulloch dan Walter Pitts menerbitkan "Kalkulus Logis Gagasan yang tetap ada dalam Aktivitas " pada 1943 yang meletakkan pondasi untuk jaringan syaraf.
Tahun 1950-an adalah periode usaha aktif dalam AI. Program AI pertama yang bekerja ditulis pada 1951 untuk menjalankan mesin Ferranti Mark I di University of Manchester (UK): sebuah program permainan naskah yang ditulis oleh Christopher Strachey dan program permainan catur yang ditulis oleh Dietrich Prinz. John McCarthy membuat istilah "kecerdasan buatan " pada konferensi pertama yang disediakan untuk pokok persoalan ini, pada 1956. Dia juga menemukan bahasa pemrograman Lisp. Alan Turing memperkenalkan "Turing test" sebagai sebuah cara untuk mengoperasionalkan test perilaku cerdas. Joseph Weizenbaum membangun ELIZA, sebuah chatterbot yang menerapkan psikoterapi Rogerian.
Selama tahun 1960-an dan 1970-an, Joel Moses mendemonstrasikan kekuatan pertimbangan simbolis untuk mengintegrasikan masalah di dalam program Macsyma, program berbasis pengetahuan yang sukses pertama kali dalam bidang matematika. Marvin Minsky dan Seymour Papert menerbitkan Perceptrons, yang mendemostrasikan batas jaringan syaraf sederhana dan Alain Colmerauer mengembangkan bahasa komputer Prolog. Ted Shortliffe mendemonstrasikan kekuatan sistem berbasis aturan untuk representasi pengetahuan dan inferensi dalam diagnosa dan terapi medis yang kadangkala disebut sebagai sistem pakar pertama. Hans Moravec mengembangkan kendaraan terkendali komputer pertama untuk mengatasi jalan berintang yang kusut secara mandiri.
Pada tahun 1980-an, jaringan syaraf digunakan secara meluas dengan algoritma perambatan balik, pertama kali diterangkan oleh Paul John Werbos pada 1974. Tahun 1990-an ditandai perolehan besar dalam berbagai bidang AI dan demonstrasi berbagai macam aplikasi. Lebih khusus Deep Blue, sebuah komputer permainan catur, mengalahkan Garry Kasparov dalam sebuah pertandingan 6 game yang terkenal pada tahun 1997. DARPA menyatakan bahwa biaya yang disimpan melalui penerapan metode AI untuk unit penjadwalan dalam Perang Teluk pertama telah mengganti seluruh investasi dalam penelitian AI sejak tahun 1950 pada pemerintah AS.
Tantangan Hebat DARPA, yang dimulai pada 2004 dan berlanjut hingga hari ini, adalah sebuah pacuan untuk hadiah $2 juta dimana kendaraan dikemudikan sendiri tanpa komunikasi dengan manusia, menggunakan GPS, komputer dan susunan sensor yang canggih, melintasi beberapa ratus mil daerah gurun yang menantang.
[sunting] FilosofiArtikel utama untuk bagian ini adalah: Filosofi kecerdasan buatan
Perdebatan tentang AI yang kuat dengan AI yang lemah masih menjadi topik hangat di antara filosof AI. Hal ini melibatkan filsafat pemikiran dan masalah pikiran-tubuh. Roger Penrose dalam bukunya The Emperor's New Mind dan John Searle dengan eksperimen pemikiran "ruang China" berargumen bahwa kesadaran sejati tidak dapat dicapai oleh sistem logis formal, sementara Douglas Hofstadter dalam Gödel, Escher, Bach dan Daniel Dennett dalam Consciousness Explained memperlihatkan dukungannya atas fungsionalisme. Dalam pendapat banyak pendukung AI yang kuat, kesadaran buatan dianggap sebagai urat suci (holy grail) kecerdasan buatan.
[sunting] Fiksi sainsDalam fiksi sains, AI umumnya dilukiskan sebagai kekuatan masa depan yang akan mencoba menggulingkan otoritas manusia seperti dalam HAL 9000, Skynet, Colossus and The Matrix atau sebagai penyerupaan manusia untuk memberikan layanan seperti C-3PO, Data, the Bicentennial Man, the Mechas dalam A.I. atau Sonny dalam I, Robot. Sifat dominasi dunia AI yang tak dapat dielakkan, kadang-kadang disebut "the Singularity", juga dibantah oleh beberapa penulis sains seperti Isaac Asimov, Vernor Vinge dan Kevin Warwick. Dalam pekerjaan seperti manga Ghost in the Shell-nya orang Jepang, keberadaan mesin cerdas mempersoalkan definisi hidup sebagai organisme lebih dari sekedar kategori entitas mandiri yang lebih luas, membangun konsep kecerdasan sistemik yang bergagasan. Lihat daftar komputer fiksional (list of fictional computers) dan daftar robot dan android fiksional (list of fictional robots and androids).
Seri televisi BBC Blake's 7 menonjolkan sejumlah komputer cerdas, termasuk Zen (Blake's 7), komputer kontrol pesawat bintang Liberator (Blake's 7); Orac, superkomputer lanjut tingkat tinggi dalam kotak perspex portabel yang mempunyai kemampuan memikirkan dan bahkan memprediksikan masa depan; dan Slave, komputer pada pesawat bintang Scorpio
Monday, February 6, 2012
Mikrokontroler
Mikrokontroler
Pendahuluan
Menyimak penjelasan di beranda depan, mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus. Sederhananya, cara kerja mikrokontroler sebenarnya hanya membaca dan menulis data. Pada e-learning kali ini ini akan dibahas secara berseri tiap mikrokontroler, terutama yang banyak dipakai di Indonesia.
MCS-51
Halaman ini menyajikan tips-tips sederhana seputar mikrokontroler keluarga MCS-51
AVR
Arduino
Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel.
ARM Cortex-M0
ARM adalah prosesor dengan arsitektur set instruksi 32bit RISC (Reduced Instruction Set Computer) yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM merupakan singkatan dari Advanced RISC Machine (sebelumnya lebih dikenal dengan kepanjangan Acorn RISC Machine).
Pendahuluan
Menyimak penjelasan di beranda depan, mikrokontroler adalah suatu alat elektronika digital yang mempunyai masukan dan keluaran serta kendali dengan program yang bisa ditulis dan dihapus dengan cara khusus. Sederhananya, cara kerja mikrokontroler sebenarnya hanya membaca dan menulis data. Pada e-learning kali ini ini akan dibahas secara berseri tiap mikrokontroler, terutama yang banyak dipakai di Indonesia.
MCS-51
Halaman ini menyajikan tips-tips sederhana seputar mikrokontroler keluarga MCS-51
AVR
Arduino
Arduino adalah kit elektronik atau papan rangkaian elektronik open source yang di dalamnya terdapat komponen utama yaitu sebuah chip mikrokontroler dengan jenis AVR dari perusahaan Atmel.
ARM Cortex-M0
ARM adalah prosesor dengan arsitektur set instruksi 32bit RISC (Reduced Instruction Set Computer) yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM merupakan singkatan dari Advanced RISC Machine (sebelumnya lebih dikenal dengan kepanjangan Acorn RISC Machine).
Friday, February 3, 2012
Lab visitasi Unsri ke UTM
Lab Visitasi Jurusan Teknik Elektro Universitas Sriwijaya ke Universiti Teknologi Malaysia (UTM)
Untuk meningkatkan proses belajar mengajar terutama dalam peningkatan mutu layanan di Laboratorium Jurusan Teknik Elektro (TE) UNSRI, Jurusan TE mengadakan LAB Visitasi ke Institute of High Voltage & High Current (IVAT), Universiti Teknologi Malaysia pada taggal 20 Januari 2012 kemaren, rombongan yang terdiri dari Dr. Ir. Zainudin Nawawi, Ir. Sariman . M.Eng dan Bhakti Yudho Suprapto. ST.MT mengadakan kunjungan ke beberapa LAB dan ruang riset di Faculty of Electrical Engineering (FKE) UTM.
Rombongan delegasi disambut oleh Dr. Ir. Abu Bakar. M.Eng dan beberapa orang dosen UNSRI yang sedang tugas belajar Doktoral di UTM serta dua orang alumni dari TE UNSRI. Kunjungan awal di LAB pembangkitan dengan kekuatan 2 MegaVolt Computer-Controlled Impulse Generator Equipped dengan sistem resolusi kecepatan tingggi untuk data acquisition.
Selain itu terdapat beberapa peralatan lain seperti :
•clamp-on meter (3KA), Computerized Dialectric Test System for solid and Liquid Insulant (12 kV, 15A)
•Automatic Revovery Voltage meter,
•Scanning Electron Microscope,
•High current resistance Meter (0.1ohm - 20 ohm)
•Reference high voltage devider, digital transformer ratio meter (0-10000)
•automatic partial discharge cable fault locating system
•portable impulse generator for telecomunication equipment testing
•circuit breaker test set (1KA, 120V)
•Mobile test unit with portable AC, DC and impulse voltage source (280kV peak)
Tampak dalam gambar ketua jurusan TE dan sekretaris jurusan TE melihat dengan seksama beberapa peralatan dan prototype hasil dari riset mahasiswa, serta mencoba beberapa peralatan yang ada di IVAT.
Setelah mengelilingi LAB IVAT dan berjumpa dengan beberapa alumni TE UNSRI yang sedang doctoral di FKE UTM, kunjungan dilanjutkan ke LAB Mesin Motor dan disambut En. Nurdin sebagai laborannya, di dalam LAB ini kajur dan sekjur diberi penjelasan tentang proses belajar mengajar untuk mahasiswa degree (S1) dan pola pemakaian alatnya.
Setelah itu, delagasi menuju ke LAB Kontrol & Robotik yang diterima oleh En. Noh dan beberapa staff lainnya. Ada beberapa yang menarik dalam pengamatan kajur dan sekjur terutama model robot dan peralatan PLC yang ada disana, dinilai TE UNSRI sangat mampu membuatnya dan diharapkan nantinya dapat meningkatkan kemampunan mahasiswa.
Masih dalam area FKE UTM, rombongan selanjutnya menuju ke Advance Power LAB &Machine Research LAB, disini kajur dan sekjur beserta rombongan memperhatikan seksama peralatan Qontrol unit yang berada disana, diakhiri dengan kunjungan ke LAB Research student di sampingnya dan berjumpa dengan beberapa PhD student disana.
Terakhir, rombongan menuju ke LAB Power Electronic yang diterima oleh Dr. Anang Yousof dan Dr. Nik Dun, di dalam pembicaraan ini terungkap proses belajar di LAB ini yang menggunakan pendekatan PBL agar mahasiswa aktif dalam proses belajar mengajar.
Untuk meningkatkan proses belajar mengajar terutama dalam peningkatan mutu layanan di Laboratorium Jurusan Teknik Elektro (TE) UNSRI, Jurusan TE mengadakan LAB Visitasi ke Institute of High Voltage & High Current (IVAT), Universiti Teknologi Malaysia pada taggal 20 Januari 2012 kemaren, rombongan yang terdiri dari Dr. Ir. Zainudin Nawawi, Ir. Sariman . M.Eng dan Bhakti Yudho Suprapto. ST.MT mengadakan kunjungan ke beberapa LAB dan ruang riset di Faculty of Electrical Engineering (FKE) UTM.
Rombongan delegasi disambut oleh Dr. Ir. Abu Bakar. M.Eng dan beberapa orang dosen UNSRI yang sedang tugas belajar Doktoral di UTM serta dua orang alumni dari TE UNSRI. Kunjungan awal di LAB pembangkitan dengan kekuatan 2 MegaVolt Computer-Controlled Impulse Generator Equipped dengan sistem resolusi kecepatan tingggi untuk data acquisition.
Selain itu terdapat beberapa peralatan lain seperti :
•clamp-on meter (3KA), Computerized Dialectric Test System for solid and Liquid Insulant (12 kV, 15A)
•Automatic Revovery Voltage meter,
•Scanning Electron Microscope,
•High current resistance Meter (0.1ohm - 20 ohm)
•Reference high voltage devider, digital transformer ratio meter (0-10000)
•automatic partial discharge cable fault locating system
•portable impulse generator for telecomunication equipment testing
•circuit breaker test set (1KA, 120V)
•Mobile test unit with portable AC, DC and impulse voltage source (280kV peak)
Tampak dalam gambar ketua jurusan TE dan sekretaris jurusan TE melihat dengan seksama beberapa peralatan dan prototype hasil dari riset mahasiswa, serta mencoba beberapa peralatan yang ada di IVAT.
Setelah mengelilingi LAB IVAT dan berjumpa dengan beberapa alumni TE UNSRI yang sedang doctoral di FKE UTM, kunjungan dilanjutkan ke LAB Mesin Motor dan disambut En. Nurdin sebagai laborannya, di dalam LAB ini kajur dan sekjur diberi penjelasan tentang proses belajar mengajar untuk mahasiswa degree (S1) dan pola pemakaian alatnya.
Setelah itu, delagasi menuju ke LAB Kontrol & Robotik yang diterima oleh En. Noh dan beberapa staff lainnya. Ada beberapa yang menarik dalam pengamatan kajur dan sekjur terutama model robot dan peralatan PLC yang ada disana, dinilai TE UNSRI sangat mampu membuatnya dan diharapkan nantinya dapat meningkatkan kemampunan mahasiswa.
Masih dalam area FKE UTM, rombongan selanjutnya menuju ke Advance Power LAB &Machine Research LAB, disini kajur dan sekjur beserta rombongan memperhatikan seksama peralatan Qontrol unit yang berada disana, diakhiri dengan kunjungan ke LAB Research student di sampingnya dan berjumpa dengan beberapa PhD student disana.
Terakhir, rombongan menuju ke LAB Power Electronic yang diterima oleh Dr. Anang Yousof dan Dr. Nik Dun, di dalam pembicaraan ini terungkap proses belajar di LAB ini yang menggunakan pendekatan PBL agar mahasiswa aktif dalam proses belajar mengajar.
Wednesday, February 1, 2012
Node Jaringan
Node (jaringan) From Wikipedia, the free encyclopedia Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas Jump to: navigation , search Langsung ke: navigasi , cari
For other uses, see Node (disambiguation) . Untuk kegunaan lain, lihat Node (disambiguasi) .
See also: Host (network) Lihat juga: Host (jaringan)
In communication networks , a node ( Latin nodus , 'knot') is a connection point, either a redistribution point or a communication endpoint (some terminal equipment). Dalam jaringan komunikasi , sebuah node ( Latin nodus, 'simpul') adalah titik koneksi, baik titik redistribusi atau titik akhir komunikasi (beberapa terminal peralatan). The definition of a node depends on the network and protocol layer referred to. Definisi dari sebuah node tergantung pada jaringan dan lapisan protokol dimaksud. A physical network node is an active electronic device that is attached to a network, and is capable of sending, receiving, or forwarding information over a communications channel. [ 1 ] A passive distribution point such as a distribution frame or patch panel is consequently not a node. Sebuah node jaringan fisik adalah aktif perangkat elektronik yang terpasang ke jaringan, dan mampu mengirim, menerima, atau meneruskan informasi melalui saluran komunikasi. [1] Sebuah pasif titik distribusi seperti frame distribusi atau patch panel yang karenanya tidak node.
In network theory or graph theory , the term node refers to a point in a network topology at which lines intersect or branch . [ 2 ] Dalam teori jaringan atau teori grafik , node merujuk ke sebuah titik dalam topologi jaringan di mana garis berpotongan atau cabang . [2]
Contents Isi [hide]
1 Computer network nodes Jaringan komputer node 1
2 Telecommunication network nodes Jaringan telekomunikasi node 2
3 Distributed system nodes 3 node sistem terdistribusi
3.1 End node in cloud computing 3.1 Akhir node dalam komputasi awan
4 See also 4 Lihat juga
5 References 5 Referensi
[ edit ] Computer network nodes [ sunting ] Komputer node jaringan In data communication, a physical network node may either be a data circuit-terminating equipment (DCE) such as a modem , hub , bridge or switch ; or a data terminal equipment (DTE) such as a digital telephone handset, a printer or a host computer , for example a router, a workstation or a server. Dalam komunikasi data, sebuah node jaringan fisik dapat berupa data yang mengakhiri rangkaian-peralatan (DCE) seperti modem , hub , bridge atau saklar , atau peralatan terminal data yang (DTE) seperti handset telepon digital, printer atau komputer host , misalnya router, workstation atau server.
If the network in question is a LAN or WAN , every LAN or WAN node (that are at least data link layer devices) must have a MAC address , typically one for each network interface controller it possesses. Jika jaringan yang dimaksud adalah LAN atau WAN , setiap node LAN atau WAN (yang setidaknya lapisan data link perangkat) harus memiliki alamat MAC , biasanya satu untuk setiap kontroler antarmuka jaringan yang dimilikinya. Examples are computers, packet switches, xDSL modems (with Ethernet interface) and wireless LAN access points. Contohnya adalah komputer, switch paket, xDSL modem (dengan Ethernet interface) dan LAN nirkabel jalur akses. Note that a hub constitutes a physical network node, but does not constitute a LAN network node, since a hubbed network logically is a bus network . Perhatikan bahwa hub merupakan sebuah node jaringan fisik, tetapi tidak merupakan sebuah node jaringan LAN, karena jaringan hubbed logis adalah jaringan bus . Analogously, a repeater or PSTN modem (with serial interface) is a physical network node but not a LAN node in this sense. Analog, repeater atau modem PSTN (dengan antarmuka serial) adalah sebuah node jaringan fisik tetapi tidak node LAN dalam pengertian ini.
If the network in question is the Internet or an Intranet, many physical network nodes are host computers , also known as Internet nodes, identified by an IP address, and all hosts are physical network nodes. Jika jaringan yang dimaksud adalah Internet atau Intranet, banyak node jaringan fisik inang komputer , juga dikenal sebagai node internet, diidentifikasi oleh alamat IP, dan semua host node jaringan fisik. However, some datalink layer devices such as switches, bridges and WLAN access points do not have an IP host address (except sometimes for administrative purposes), and are not considered as Internet nodes or hosts, but as physical network nodes and LAN nodes. Namun, beberapa lapisan datalink perangkat seperti switch, jembatan dan WLAN jalur akses tidak memiliki alamat IP host (kecuali kadang-kadang untuk tujuan administratif), dan tidak dianggap sebagai node atau host internet, tetapi sebagai node dan node jaringan fisik LAN.
[ edit ] Telecommunication network nodes [ sunting ] node jaringan Telekomunikasi In the fixed telephone network, a node may be a public or private telephone exchange , a remote concentrator or a computer providing some intelligent network service . Pada jaringan telepon tetap, node mungkin publik atau swasta pertukaran telepon , sebuah konsentrator jarak jauh atau komputer menyediakan beberapa layanan jaringan cerdas . In cellular communication, switching points and databases such as the Base station controller , Home Location Register , Gateway GPRS Support Node (GGSN) and Serving GPRS Support Node (SGSN) are examples of nodes. Dalam komunikasi seluler, poin switching dan database seperti Base Station Controller , Home Location Register , Gateway GPRS Support Node (GGSN) dan Melayani GPRS Support Node (SGSN) adalah contoh dari node. Cellular network base stations are not considered as nodes in this context. Jaringan selular base station tidak dianggap sebagai node dalam konteks ini.
In cable television systems (CATV), this term has assumed a broader context and is generally associated with a fiber optic node. Dalam televisi kabel sistem (CATV), istilah ini telah diasumsikan konteks yang lebih luas dan umumnya dikaitkan dengan serat optik node. This can be defined as those homes or businesses within a specific geographic area that are served from a common fiber optic receiver . Hal ini dapat didefinisikan sebagai rumah-rumah atau bisnis dalam area geografis tertentu yang dilayani dari serat optik yang umum penerima . A fiber optic node is generally described in terms of the number of "homes passed" that are served by that specific fiber node. Sebuah node serat optik umumnya dijelaskan dalam hal jumlah "rumah lulus" yang dilayani oleh node serat tertentu.
[ edit ] Distributed system nodes [ sunting ] Sistem Terdistribusi node If the network in question is a distributed system , the nodes are clients , servers or peers . Jika jaringan yang dimaksud adalah sistem terdistribusi , node klien , server atau rekan-rekan . A peer may sometimes serve as client, sometimes server. Seorang rekan kadang-kadang dapat berfungsi sebagai klien, kadang-kadang server. In a peer-to-peer or overlay network , nodes that actively route data for the other networked devices as well as themselves are called supernodes . Dalam peer-to-peer atau jaringan overlay , node yang aktif rute data untuk perangkat jaringan lainnya serta sendiri disebut supernodes .
Distributed systems may sometimes use virtual nodes so that the system is not oblivious to the heterogeneity of the nodes. Sistem terdistribusi kadang-kadang dapat menggunakan node virtual sehingga sistem ini tidak menyadari heterogenitas node. This issue is addressed with special algorithms, like consistent hashing , as it is the case in Amazon's . [ 3 ] Masalah ini diatasi dengan algoritma khusus, seperti hashing konsisten , seperti yang terjadi di Amazon . [3]
[ edit ] End node in cloud computing [ sunting ] Akhir simpul dalam komputasi awan Within a vast computer network, the individual computers on the periphery of the network, those that do not also connect other networks, and those that often connect transiently to one or more clouds are called end nodes. Dalam jaringan komputer yang luas, masing-masing komputer di pinggiran jaringan, mereka yang tidak juga menghubungkan jaringan lain, dan mereka yang sering terhubung transiently ke satu atau lebih awan disebut node akhir. Typically, within the cloud computing construct, the individual user / customer computer that connects into one well-managed cloud is called an end node. Biasanya, dalam membangun komputasi awan, komputer pengguna / pelanggan individu yang menghubungkan ke salah satu awan yang dikelola dengan baik disebut node akhir. Since these computers are a part of the network yet unmanaged by the cloud's host, they present significant risks to the entire cloud. Karena komputer ini adalah bagian dari jaringan belum unmanaged oleh tuan rumah awan, mereka menimbulkan risiko yang signifikan untuk seluruh awan. This is called the End Node Problem . [ 4 ] There are several means to remedy this problem but all require instilling trust in the end node computer. [ 5 ] Ini disebut Node Soal Akhir . [4] Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini, tetapi semua memerlukan menanamkan kepercayaan di komputer end node. [5]
[ edit ] See also [ sunting ] Lihat juga Host (network) Host (jaringan)
[ edit ] References [ sunting ] Referensi 1.^ "encarta" . ^ "Encarta" . Archived from the original on 2009-11-01 . http://www.webcitation.org/5kx5kPIKV . Diarsipkan dari aslinya pada 2009/11/01. http://www.webcitation.org/5kx5kPIKV .
2.^ AskOxford ^ AskOxford
3.^ "Dynamo: Amazon's Highly Available Key-value Store: 4.2 Partitioning Algorithm" . http://www.allthingsdistributed.com/ : All things distributed . http://www.allthingsdistributed.com/files/amazon-dynamo-sosp2007.pdf . ^ "Dynamo: Sangat Tersedia Amazon Kunci-nilai Store: 4.2 Algoritma Partisi" . http://www.allthingsdistributed.com/ : Semua hal didistribusikan. http://www.allthingsdistributed.com/files/amazon-dynamo-sosp2007. pdf . Retrieved 2011-03-17 . Diperoleh 2011/03/17. "the basic algorithm is oblivious to the heterogeneity in the performance of nodes. To address these issues, Dynamo uses a variant of consistent hashing: instead of mapping a node to a single point in the circle, each node gets assigned to multiple points in the ring. To this end, Dynamo uses the concept of “virtual nodes”. A virtual node looks like a single node in the system, but each node can be responsible for more than one virtual node. Effectively, when a new node is added to the system, it is assigned multiple positions (henceforth, “tokens”) in the ring." . "Algoritma dasar adalah menyadari heterogenitas dalam kinerja node Untuk mengatasi masalah ini, Dynamo menggunakan varian dari hashing konsisten: bukan pemetaan node ke satu titik di dalam lingkaran, setiap node akan ditugaskan untuk beberapa poin dalam cincin. Untuk tujuan ini, Dynamo menggunakan konsep "node virtual" Sebuah node virtual tampak seperti node tunggal dalam sistem,. tetapi setiap node dapat bertanggung jawab untuk lebih dari satu node virtual. Efektif, ketika sebuah node baru akan ditambahkan ke sistem, diberikan beberapa posisi (selanjutnya, "token") di atas ring. "
4.^ [www.nets-find.net/Meetings/S09Meeting/Talks/clark.ppt] ^ [www.nets-find.net/Meetings/S09Meeting/Talks/clark.ppt]
5.^ "LPS-Public" . http://www.spi.dod.mil/lipose.htm . ^ "LPS-Publik" . http://www.spi.dod.mil/lipose.htm .
[show]v v ·d d ·e e Telecommunications (general)
For other uses, see Node (disambiguation) . Untuk kegunaan lain, lihat Node (disambiguasi) .
See also: Host (network) Lihat juga: Host (jaringan)
In communication networks , a node ( Latin nodus , 'knot') is a connection point, either a redistribution point or a communication endpoint (some terminal equipment). Dalam jaringan komunikasi , sebuah node ( Latin nodus, 'simpul') adalah titik koneksi, baik titik redistribusi atau titik akhir komunikasi (beberapa terminal peralatan). The definition of a node depends on the network and protocol layer referred to. Definisi dari sebuah node tergantung pada jaringan dan lapisan protokol dimaksud. A physical network node is an active electronic device that is attached to a network, and is capable of sending, receiving, or forwarding information over a communications channel. [ 1 ] A passive distribution point such as a distribution frame or patch panel is consequently not a node. Sebuah node jaringan fisik adalah aktif perangkat elektronik yang terpasang ke jaringan, dan mampu mengirim, menerima, atau meneruskan informasi melalui saluran komunikasi. [1] Sebuah pasif titik distribusi seperti frame distribusi atau patch panel yang karenanya tidak node.
In network theory or graph theory , the term node refers to a point in a network topology at which lines intersect or branch . [ 2 ] Dalam teori jaringan atau teori grafik , node merujuk ke sebuah titik dalam topologi jaringan di mana garis berpotongan atau cabang . [2]
Contents Isi [hide]
1 Computer network nodes Jaringan komputer node 1
2 Telecommunication network nodes Jaringan telekomunikasi node 2
3 Distributed system nodes 3 node sistem terdistribusi
3.1 End node in cloud computing 3.1 Akhir node dalam komputasi awan
4 See also 4 Lihat juga
5 References 5 Referensi
[ edit ] Computer network nodes [ sunting ] Komputer node jaringan In data communication, a physical network node may either be a data circuit-terminating equipment (DCE) such as a modem , hub , bridge or switch ; or a data terminal equipment (DTE) such as a digital telephone handset, a printer or a host computer , for example a router, a workstation or a server. Dalam komunikasi data, sebuah node jaringan fisik dapat berupa data yang mengakhiri rangkaian-peralatan (DCE) seperti modem , hub , bridge atau saklar , atau peralatan terminal data yang (DTE) seperti handset telepon digital, printer atau komputer host , misalnya router, workstation atau server.
If the network in question is a LAN or WAN , every LAN or WAN node (that are at least data link layer devices) must have a MAC address , typically one for each network interface controller it possesses. Jika jaringan yang dimaksud adalah LAN atau WAN , setiap node LAN atau WAN (yang setidaknya lapisan data link perangkat) harus memiliki alamat MAC , biasanya satu untuk setiap kontroler antarmuka jaringan yang dimilikinya. Examples are computers, packet switches, xDSL modems (with Ethernet interface) and wireless LAN access points. Contohnya adalah komputer, switch paket, xDSL modem (dengan Ethernet interface) dan LAN nirkabel jalur akses. Note that a hub constitutes a physical network node, but does not constitute a LAN network node, since a hubbed network logically is a bus network . Perhatikan bahwa hub merupakan sebuah node jaringan fisik, tetapi tidak merupakan sebuah node jaringan LAN, karena jaringan hubbed logis adalah jaringan bus . Analogously, a repeater or PSTN modem (with serial interface) is a physical network node but not a LAN node in this sense. Analog, repeater atau modem PSTN (dengan antarmuka serial) adalah sebuah node jaringan fisik tetapi tidak node LAN dalam pengertian ini.
If the network in question is the Internet or an Intranet, many physical network nodes are host computers , also known as Internet nodes, identified by an IP address, and all hosts are physical network nodes. Jika jaringan yang dimaksud adalah Internet atau Intranet, banyak node jaringan fisik inang komputer , juga dikenal sebagai node internet, diidentifikasi oleh alamat IP, dan semua host node jaringan fisik. However, some datalink layer devices such as switches, bridges and WLAN access points do not have an IP host address (except sometimes for administrative purposes), and are not considered as Internet nodes or hosts, but as physical network nodes and LAN nodes. Namun, beberapa lapisan datalink perangkat seperti switch, jembatan dan WLAN jalur akses tidak memiliki alamat IP host (kecuali kadang-kadang untuk tujuan administratif), dan tidak dianggap sebagai node atau host internet, tetapi sebagai node dan node jaringan fisik LAN.
[ edit ] Telecommunication network nodes [ sunting ] node jaringan Telekomunikasi In the fixed telephone network, a node may be a public or private telephone exchange , a remote concentrator or a computer providing some intelligent network service . Pada jaringan telepon tetap, node mungkin publik atau swasta pertukaran telepon , sebuah konsentrator jarak jauh atau komputer menyediakan beberapa layanan jaringan cerdas . In cellular communication, switching points and databases such as the Base station controller , Home Location Register , Gateway GPRS Support Node (GGSN) and Serving GPRS Support Node (SGSN) are examples of nodes. Dalam komunikasi seluler, poin switching dan database seperti Base Station Controller , Home Location Register , Gateway GPRS Support Node (GGSN) dan Melayani GPRS Support Node (SGSN) adalah contoh dari node. Cellular network base stations are not considered as nodes in this context. Jaringan selular base station tidak dianggap sebagai node dalam konteks ini.
In cable television systems (CATV), this term has assumed a broader context and is generally associated with a fiber optic node. Dalam televisi kabel sistem (CATV), istilah ini telah diasumsikan konteks yang lebih luas dan umumnya dikaitkan dengan serat optik node. This can be defined as those homes or businesses within a specific geographic area that are served from a common fiber optic receiver . Hal ini dapat didefinisikan sebagai rumah-rumah atau bisnis dalam area geografis tertentu yang dilayani dari serat optik yang umum penerima . A fiber optic node is generally described in terms of the number of "homes passed" that are served by that specific fiber node. Sebuah node serat optik umumnya dijelaskan dalam hal jumlah "rumah lulus" yang dilayani oleh node serat tertentu.
[ edit ] Distributed system nodes [ sunting ] Sistem Terdistribusi node If the network in question is a distributed system , the nodes are clients , servers or peers . Jika jaringan yang dimaksud adalah sistem terdistribusi , node klien , server atau rekan-rekan . A peer may sometimes serve as client, sometimes server. Seorang rekan kadang-kadang dapat berfungsi sebagai klien, kadang-kadang server. In a peer-to-peer or overlay network , nodes that actively route data for the other networked devices as well as themselves are called supernodes . Dalam peer-to-peer atau jaringan overlay , node yang aktif rute data untuk perangkat jaringan lainnya serta sendiri disebut supernodes .
Distributed systems may sometimes use virtual nodes so that the system is not oblivious to the heterogeneity of the nodes. Sistem terdistribusi kadang-kadang dapat menggunakan node virtual sehingga sistem ini tidak menyadari heterogenitas node. This issue is addressed with special algorithms, like consistent hashing , as it is the case in Amazon's . [ 3 ] Masalah ini diatasi dengan algoritma khusus, seperti hashing konsisten , seperti yang terjadi di Amazon . [3]
[ edit ] End node in cloud computing [ sunting ] Akhir simpul dalam komputasi awan Within a vast computer network, the individual computers on the periphery of the network, those that do not also connect other networks, and those that often connect transiently to one or more clouds are called end nodes. Dalam jaringan komputer yang luas, masing-masing komputer di pinggiran jaringan, mereka yang tidak juga menghubungkan jaringan lain, dan mereka yang sering terhubung transiently ke satu atau lebih awan disebut node akhir. Typically, within the cloud computing construct, the individual user / customer computer that connects into one well-managed cloud is called an end node. Biasanya, dalam membangun komputasi awan, komputer pengguna / pelanggan individu yang menghubungkan ke salah satu awan yang dikelola dengan baik disebut node akhir. Since these computers are a part of the network yet unmanaged by the cloud's host, they present significant risks to the entire cloud. Karena komputer ini adalah bagian dari jaringan belum unmanaged oleh tuan rumah awan, mereka menimbulkan risiko yang signifikan untuk seluruh awan. This is called the End Node Problem . [ 4 ] There are several means to remedy this problem but all require instilling trust in the end node computer. [ 5 ] Ini disebut Node Soal Akhir . [4] Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini, tetapi semua memerlukan menanamkan kepercayaan di komputer end node. [5]
[ edit ] See also [ sunting ] Lihat juga Host (network) Host (jaringan)
[ edit ] References [ sunting ] Referensi 1.^ "encarta" . ^ "Encarta" . Archived from the original on 2009-11-01 . http://www.webcitation.org/5kx5kPIKV . Diarsipkan dari aslinya pada 2009/11/01. http://www.webcitation.org/5kx5kPIKV .
2.^ AskOxford ^ AskOxford
3.^ "Dynamo: Amazon's Highly Available Key-value Store: 4.2 Partitioning Algorithm" . http://www.allthingsdistributed.com/ : All things distributed . http://www.allthingsdistributed.com/files/amazon-dynamo-sosp2007.pdf . ^ "Dynamo: Sangat Tersedia Amazon Kunci-nilai Store: 4.2 Algoritma Partisi" . http://www.allthingsdistributed.com/ : Semua hal didistribusikan. http://www.allthingsdistributed.com/files/amazon-dynamo-sosp2007. pdf . Retrieved 2011-03-17 . Diperoleh 2011/03/17. "the basic algorithm is oblivious to the heterogeneity in the performance of nodes. To address these issues, Dynamo uses a variant of consistent hashing: instead of mapping a node to a single point in the circle, each node gets assigned to multiple points in the ring. To this end, Dynamo uses the concept of “virtual nodes”. A virtual node looks like a single node in the system, but each node can be responsible for more than one virtual node. Effectively, when a new node is added to the system, it is assigned multiple positions (henceforth, “tokens”) in the ring." . "Algoritma dasar adalah menyadari heterogenitas dalam kinerja node Untuk mengatasi masalah ini, Dynamo menggunakan varian dari hashing konsisten: bukan pemetaan node ke satu titik di dalam lingkaran, setiap node akan ditugaskan untuk beberapa poin dalam cincin. Untuk tujuan ini, Dynamo menggunakan konsep "node virtual" Sebuah node virtual tampak seperti node tunggal dalam sistem,. tetapi setiap node dapat bertanggung jawab untuk lebih dari satu node virtual. Efektif, ketika sebuah node baru akan ditambahkan ke sistem, diberikan beberapa posisi (selanjutnya, "token") di atas ring. "
4.^ [www.nets-find.net/Meetings/S09Meeting/Talks/clark.ppt] ^ [www.nets-find.net/Meetings/S09Meeting/Talks/clark.ppt]
5.^ "LPS-Public" . http://www.spi.dod.mil/lipose.htm . ^ "LPS-Publik" . http://www.spi.dod.mil/lipose.htm .
[show]v v ·d d ·e e Telecommunications (general)