Hp rusak???Pcbnya hancurrr??Mau tlpon perlu bangett tapiiii.Tenanggg jangan khawatir,aku punya tips jitunya.Nih baca:
Gmail nampaknya telah berubah menjadi telepon desktop berbasis web browser. Tak hanya layanan email, kini kita juga bisa menelpun nomor ponsel atau nomor telepon rumah melalui Gmail.
Fitur nelpun dari Gmail ini bekerja seperti telpon pada umumnya. Pengguna cukup meng-klik ‘Call Phone’ yang berada di bagian atas Gmail Chat, kemudian dial nomor telpon yang ingin dipanggil.
Sampai akhir tahun ini, Google akan menggratiskan panggilan ke nomor di Amrik dan Kanada. Panggilan dengan tujuan selain 2 negara Amerika Utara tersebut akan dikenai biaya yang (menurut Google) murah.
Sedangkan untuk panggilan ke nomor Indonesia terdapat 3 klasifikasi tarif dari Google. Secara umum panggilan ke nomor telepon di Indonesia (kecuali Jakarta) akan dikenai biaya 0.09 USD/menit.
Untuk nomor telepon yang ada di Jakarta akan dikenai 0.03 USD/menit dan panggilan ke nomor ponsel 0.11 USD / menit. Tarif panggilan ke nomor lain di seluruh penjuru jagad raya dapat anda simak melalui alamat ini.
Untuk menikmati fasilitas nelpun melalui Gmail ini kita perlu menginstall plugin untuk web browser. Plugin tersebut dapat di download melalui halaman Call Phone From Gmail.
Robin Schriebman, insinyur perangkat lunak Google, mennyatakan “Mulai Kamis (26/8) anda dapat menghubungi siapapun dari Gmail. Panggilan lewat Gmail dapat membuat panggilan cepat ke restoran, atau melakukan panggilan saat Anda berada di wilayah dengan sinyal yang buruk.” Google menyatakan bahwa Pengguna bisa menelpon pengguan ponsel di Amerika Serikat dan Kanada gratis selama akhir tahun ini. Google juga berjanji akan memeberlakukan tarif panggilan internasional murah. Selain itu, biaya panggilan ke Inggris, Perancis, Jerman, Cina, Jepang serta banyak negara lainnya akan dikenakan biaya 2 sen per menit. Sebelumnya, Gmail sudah memiliki fitur suara dan video chat yang memungkinkan pengguna untuk berbicara satu sama lain. Namun, kedua pengguan harus tetap berada di komputer mereka saat sedang chatting.
Layanan ini sudah mulai bisa dicoba sejak Rabu (25/8/2010). Dari akun Gmail, pengguna bisa melakukan panggilan telepon ke rumah dan ponsel secara gratis hingga akhir tahun ini untuk AS dan Kanada, dan ongkos yang super-rendah untuk telepon ke negara lain.
Misalnya, jika pengguna ingin menelepon ke Inggris, Jerman, China, Perancis, dan Jepang, ongkosnya hanya 2 sen dollar AS per menit.
Sejumlah analis menyatakan, layanan ini akan menjadi ancaman yang lebih besar bagi Skype ketimbang operator tradisional lain. Pasalnya, operator tradisional sudah mulai berkompetisi dengan memangkas biaya berhalo-halo beberapa tahun terakhir ini.
“Ini adalah ancaman untuk Skype. (Gmail) ini adalah kompetitor dengan merek dagang yang sangat bagus,” kata Todd Rethemeier.
Layaknya Skype, di antara user di AS, Google akan menjadi lebih populer untuk menelepon ke luar negeri ketimbang untuk menelepon domestik.
“Saat ini, ongkos telepon sudah murah, dan saya tidak yakin layanan ini akan menyedot minat untuk panggilan domestik,” kata Rethemeier.
Sementara itu, analis lain, Steve Clement dari Pacific Crest, mengatakan, user mana pun yang menggunakan jasa telepon melalui internet, kemungkinan akan memutus koneksi telepon rumah mereka.
“Tipe user yang suka menggunakan layanan seperti Skype maupun Gmail ini biasanya bukanlah tipe user konsumen yang masih terkoneksi dengan telepon rumah atau landline,” kata Clement.
Layanan yang diberikan Google ini sangatlah simpel dan layaknya menggunakan telepon rumah biasa, yaitu pengguna meng-klik opsi call phone pada daftar teman chat di sisi kiri akun Gmail, dan menuliskan nomor telepon atau memasukkan nama kontak yang hendak ditelepon.
Pembicaraan yang menggerus ongkos akan dikutip dari akun online yang bisa di top up dengan kartu kredit. Hanya saja, Google tidak meladeni layanan ini melalui ponsel. Dus, hanya melalui komputer.
Dengan adanya tambahan layanan ini, saham Google ditutup dengan membukukan peningkatan sebesar 3,23 dollar AS, atau 0,72 persen menjadi 454,62 dollar AS di Nasdaq, Rabu (25/8/2010).
Thursday, March 31, 2011
Tuesday, March 29, 2011
Bahasa Basick
Praktikum V
Judul Materi / Pokok Bahasan : Fungsi
Tujuan Instruksional Khusus : Diharapkan siswa dapat menggunakan jenis-jenis fungsi yang ada pada Basic.
Jumlah pertemuan : 1 kali pertemuan ( 2x50 menit )
Pengetahuan Prasyarat : Mahasiswa harus memahami fungsi-fungsi yang ada pada pemrograman Basic
Teori Dasar
Fungsi LOCATE
Fungsi ini digunakan untuk menggerakan atau memposisikan kursor ke suatu posisi tertentu.
Syntax / Cara Penulisan :
LOCATE [baris],[kolom],[kursor],[awal],[akhir]
Dimana
Baris : nomor baris, 1 sampai 25
Kolom : nomor kolom, 1 sampai 80
Kursor : nilai nalari yang menunjukkan nampak tidaknya kursor. Harga 0 kursor tidak nampak.Sedangkan untuk menampilkan harga kursor 1. Sedangkan nilai default adalah 1
Awal : nomor baris awal yang akan dilalui kursor. Batas nilai parameter ini adalah antara 0 sampai dengan 7
Akhir : nomor baris akhir yang akan dilalui kursor. Batas nilai parameter ini adalah antara 0 sampai dengan 7
Koordinat di Layar Monitor :
(1,1) (1,80)
(25,1) (25,80)
Contoh :
10 CLS
20 LOCATE 22,15:PRINT " INDONESIA "
30 END
Program diatas jika dijalankan akan mencetak tulisan ‘INDONESIA’ dilayar monitor dengan posisi koordinat baris 22 kolom 15
Yang dimaksud dengan awal dan akhir dari kursor adalah:
Kursor terdiri dari 8 bagian :
0
1
2
3
4
5
6
7
Contoh:
10. LOCATE 1,1,1,0,7
Maka kursor akan berada di baris 1 kolom 1 dengan 8 bagian aktif
Contoh:
Beberapabentuk kursor yang dapat di bentuk
A B C D
Gambar A untuk statemen LOCATE , ,1,4,7
Gambar B untuk statemen LOCATE , ,1,2,7
Gambar C untuk statemen LOCATE , ,1,6,7
Gambar D untuk statemen LOCATE , ,1,0,1
Contoh:
10 CLS
20 LOCATE 1,1 :PRINT "SAYA"
30 LOCATE 5,6,1,0,7
40 LOCATE 10,5:PRINT "BELAJAR"
40 END
1 5
--------------------------------------------------------------------------------
1
--------------------------------------------------------------------------------
10
Fungsi COLOR
Fungsi ini digunakan untuk memberi warna pada latar belakang, tulisan maupun , tepi layar.
Syntax / Cara Penulisan :
COLOR [T],[B],[P]
Dimana :
T adalah nomor kode warna untuk tulisan
B adalah nomor kode warna untuk latar belakang
P adalah nomor kode warna untuk tepian.
Contoh:
10 CLS
20 COLOR 5,1 :LOCATE 1,1 :PRINT "SAYA":COLOR 7,0
30 END
Fungsi LEN
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah karakter yang dimikliki string variable.
Syntax / Cara Penulisan :
LEN (NAMA VARIABEL)
Contoh:
10 CLS
20 A$= "STMIK"
30 B=LEN(A$)
40 PRINT "Jumlah Karakter: ",B
50 END
RUN
Jumlah Karakter : 5
Biasanya banyak digunakan untuk membuat peletakan header atau judul berada ditengah secara otomatis
10 CLS
20 JUDUL$= "MENCOBA PROGRAM BASIC"
30 TENGAH%=(80-LEN(JUDUL$) /2
40 LOCATE 2,TENGAH$:PRINT JUDUL$
Hasilnya tulisan "MENCOBA PROGRAM BASIC " akan dicetak ditengah layar pada baris ke 2.
Fungsi LEFT$
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sejumlah karakter dari data string dimulai dari karakter paling kiri sebanyak nilai N.
Syntax / Cara Penulisan :
LEFT$(STRING, N)
String : Variabel string atau string yang akan diambil dari sebelah kiri
N : Nilai Numerik untuk mengambil string.
Contoh:
10 CLS
20 A$= "STMIK DIAN NUSWANTORO"
30 B$=LEFT$(A$,5)
40 PRINT "5 Karakter: ",B$
50 END
RUN
5 Karakter : STMIK
Fungsi MID$
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sejumlah karakter dari suatu data string dimulai dari Nilai1, sebanyak Nilai 2.
Syntax / Cara Penulisan :
MID$(STRING,Nilai1,Nilai2)
String : Variabel string atau string yang akan diambil dari sebelah kiri
Nilai1 : Nilai Numerik untuk menentukan posisi 1 dari tring yang akan diubah.
Nilai 2 : Nilai Numerik untuk menetukan banyaknya string yang akan diubah.
Contoh:
10 CLS
20 A$= "STMIK DIAN NUSWANTORO"
30 B$=MID$(A$,7,4))
40 PRINT "Cetak variabel b$: ",B$
50 END
RUN
Cetak variabel b$ :DIAN
Fungsi RIGHT$
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sejumlah karakter dari data string dimulai dari karakter paling kanan sebanyak N.
Syntax / Cara Penulisan :
RIGHT$(STRING, ARG)
String : Variabel string atau string yang akan diambil dari sebelah kanan
N : Nilai Numerik untuk mengambil string.
Contoh:
10 CLS
20 A$= "STMIK DIAN NUSWANTORO"
30 B$=RIGHT$(A$,4)
40 PRINT "4 Karakter: ",B$
50 END
RUN
4 Karakter : TORO
Fungsi CHR$
Fungsi ini digunakan untuk mengkonversikan bilangan yang nilainya 0 sampai dengan 255 menjadi suatu kode karakter dalam bentuk ASCII
Syntax / Cara Penulisan :
CHR$(N)
N : Nilai numerik antara 0 sampai 255
Contoh:
10 CLS
20 A$= CHR$(205)
30 B$ =CHR$(205)
40 PRINT A$,B$
60 END
RUN
- -
Fungsi STR$
Fungsi ini digunakan untuk mengkonversikan konstatnta,ekspresi,variabel numerik menjadi string
Syntax / Cara Penulisan :
STR$(N)
N : Nilai numerik dan tidak harus bilabgan bulat
Contoh:
10 CLS
20 A= 100
30 B$ =STR$(A)
40 PRINT B$
60 END
Fungsi VAL
Fungsi ini digunakan untuk mengkonversikan konstatnta,ekspresi,variabel string menjadi numerik
Syntax / Cara Penulisan :
VAL(STRING)
String : string atau string variabel yang nilainya akan diubah
Contoh:
10 CLS
20 A$= "100"
30 B =VAL(A$)
40 C=B+3
50 PRINT C
60 END
Fungsi INPUT$
Fungsi ini dipakai untuk memasukan data yang tidak nampak pada layar. Sedangkan jumlah karakter yang dapat dimasukkan sebagai input tergantung jumlah nilai N.
Syntax / Cara Penulisan :
VARIABEL STRING = INPUT$(N)
N : Nilai numerik yang menentukan banyak karakter yang di inputkan
10 CLS
20 PRINT "Masukan 5 Huruf Sembarang "
30 HURUF$=INPUT$(5)
40 PRINT "Huruf Tersebut Membentuk Kata :";HURUF$
50 END
RUN
Huruf Tersebut Membentuk Kata :HURUF
Fungsi INKEY$
Fungsi ini dipakai untuk memasukan data yang tidak nampak pada layar. Sedangkan jumlah karakter yang dapat dimasukkan hanya satu buah karakter setiap pemasukannya. Fungsi INKEY$ tidak menunngu pemasukan dari keyboard, jika tidak ada masukan dari keyboard nilai INKEY$ adalah space kosong. Biasanya digunakan didalam suatu proses perulangan.
Syntax / Cara Penulisan :
VARIABEL STRING = INKEY$
10 CLS
20 PRINT "Masukan Huruf "
30 HURUF$=INKEY$
40 PRINT "Huruf Tersebut Adalah :";HURUF$
50 IF HURUF$=" " THEN GOTO 30
60 END ’’
RUN
Huruf Tersebut Adalah : A
10 CLS
20 PRINT "Program akan berhenti setelah anda menekan sembarang tombol"
30 TOMBOL$=INKEY$
40 PRINT "STMIK",
50 IF TOMBOL$=" " THEN GOTO 20
60 PRINT " SELESAI"
70 END ’’
7. Latihan :
LATIHAN 5-A
Buatlah program untuk mencetak data seperti berikut dengan menggunakan fungsi – fungsi yang ada dan menggunakan proses perulangan.
STMIK D
STMIK DI
STMIK DIA
STMIK DIAN
STMIK DIAN N
STMIK DIAN NU
STMIK DIAN NUS
STMIK DIAN NUSW
STMIK DIAN NUSWA
STMIK DIAN NUSWAN
STMIK DIAN NUSWANT
STMIK DIAN NUSWANTO
STMIK DIAN NUSWANTOR
STMIK DIAN NUSWANTORO
LATIHAN 5-B
Dengan menggunakan fungsi – fungsi yang ada dan menggunakan proses perulangan.
Buatlah program untuk mencetak kata/huruf yang berjalan dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
7. Tugas :
Kalian tentu pernah melihat kalkulator, pada kalkulator setiap penulisan, angka yang ditulis sebelumnya akan bergeser ke sebelah kiri. Buatlah pemasukan angka seperti model pada kalkulator tersebut. Angka yang masuk pertama berada paling kiri dan anka yang masuk sesudahnya berada dibelakangnya,angka yang masuk terakhir berada di sebelah kanan.
Sumber Kepustakaan
Edi Noersasongko, Ir.,M.Kom, Belajar Bahasa Basic Secara Mudah, Modul STMIK Dian Nuswantoro.
Jogiyanto, H.M, Teori dan Aplikasi Program Komputer Bahasa Basic, Andi Offset, Yogyakarta, 1992
F. Soesianto B.Sc.E, Ir., Eko Nugroho, Ir., P. Insap Santosa, Ir., Pemrograman Basic, Andi Offset, Yogyakarta, 1992
Ekabrata Yudhistyra, Algoritma dan Pemrograman Terstruktur Dengan Microsoft Basic, Elex Media Komputindo.
Leroy Finkel and Jerarld R. Brown, Data File Programming In Basic, John Willey & Sons, Inc, New York, 1989.
Judul Materi / Pokok Bahasan : Fungsi
Tujuan Instruksional Khusus : Diharapkan siswa dapat menggunakan jenis-jenis fungsi yang ada pada Basic.
Jumlah pertemuan : 1 kali pertemuan ( 2x50 menit )
Pengetahuan Prasyarat : Mahasiswa harus memahami fungsi-fungsi yang ada pada pemrograman Basic
Teori Dasar
Fungsi LOCATE
Fungsi ini digunakan untuk menggerakan atau memposisikan kursor ke suatu posisi tertentu.
Syntax / Cara Penulisan :
LOCATE [baris],[kolom],[kursor],[awal],[akhir]
Dimana
Baris : nomor baris, 1 sampai 25
Kolom : nomor kolom, 1 sampai 80
Kursor : nilai nalari yang menunjukkan nampak tidaknya kursor. Harga 0 kursor tidak nampak.Sedangkan untuk menampilkan harga kursor 1. Sedangkan nilai default adalah 1
Awal : nomor baris awal yang akan dilalui kursor. Batas nilai parameter ini adalah antara 0 sampai dengan 7
Akhir : nomor baris akhir yang akan dilalui kursor. Batas nilai parameter ini adalah antara 0 sampai dengan 7
Koordinat di Layar Monitor :
(1,1) (1,80)
(25,1) (25,80)
Contoh :
10 CLS
20 LOCATE 22,15:PRINT " INDONESIA "
30 END
Program diatas jika dijalankan akan mencetak tulisan ‘INDONESIA’ dilayar monitor dengan posisi koordinat baris 22 kolom 15
Yang dimaksud dengan awal dan akhir dari kursor adalah:
Kursor terdiri dari 8 bagian :
0
1
2
3
4
5
6
7
Contoh:
10. LOCATE 1,1,1,0,7
Maka kursor akan berada di baris 1 kolom 1 dengan 8 bagian aktif
Contoh:
Beberapabentuk kursor yang dapat di bentuk
A B C D
Gambar A untuk statemen LOCATE , ,1,4,7
Gambar B untuk statemen LOCATE , ,1,2,7
Gambar C untuk statemen LOCATE , ,1,6,7
Gambar D untuk statemen LOCATE , ,1,0,1
Contoh:
10 CLS
20 LOCATE 1,1 :PRINT "SAYA"
30 LOCATE 5,6,1,0,7
40 LOCATE 10,5:PRINT "BELAJAR"
40 END
1 5
--------------------------------------------------------------------------------
1
--------------------------------------------------------------------------------
10
Fungsi COLOR
Fungsi ini digunakan untuk memberi warna pada latar belakang, tulisan maupun , tepi layar.
Syntax / Cara Penulisan :
COLOR [T],[B],[P]
Dimana :
T adalah nomor kode warna untuk tulisan
B adalah nomor kode warna untuk latar belakang
P adalah nomor kode warna untuk tepian.
Contoh:
10 CLS
20 COLOR 5,1 :LOCATE 1,1 :PRINT "SAYA":COLOR 7,0
30 END
Fungsi LEN
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah karakter yang dimikliki string variable.
Syntax / Cara Penulisan :
LEN (NAMA VARIABEL)
Contoh:
10 CLS
20 A$= "STMIK"
30 B=LEN(A$)
40 PRINT "Jumlah Karakter: ",B
50 END
RUN
Jumlah Karakter : 5
Biasanya banyak digunakan untuk membuat peletakan header atau judul berada ditengah secara otomatis
10 CLS
20 JUDUL$= "MENCOBA PROGRAM BASIC"
30 TENGAH%=(80-LEN(JUDUL$) /2
40 LOCATE 2,TENGAH$:PRINT JUDUL$
Hasilnya tulisan "MENCOBA PROGRAM BASIC " akan dicetak ditengah layar pada baris ke 2.
Fungsi LEFT$
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sejumlah karakter dari data string dimulai dari karakter paling kiri sebanyak nilai N.
Syntax / Cara Penulisan :
LEFT$(STRING, N)
String : Variabel string atau string yang akan diambil dari sebelah kiri
N : Nilai Numerik untuk mengambil string.
Contoh:
10 CLS
20 A$= "STMIK DIAN NUSWANTORO"
30 B$=LEFT$(A$,5)
40 PRINT "5 Karakter: ",B$
50 END
RUN
5 Karakter : STMIK
Fungsi MID$
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sejumlah karakter dari suatu data string dimulai dari Nilai1, sebanyak Nilai 2.
Syntax / Cara Penulisan :
MID$(STRING,Nilai1,Nilai2)
String : Variabel string atau string yang akan diambil dari sebelah kiri
Nilai1 : Nilai Numerik untuk menentukan posisi 1 dari tring yang akan diubah.
Nilai 2 : Nilai Numerik untuk menetukan banyaknya string yang akan diubah.
Contoh:
10 CLS
20 A$= "STMIK DIAN NUSWANTORO"
30 B$=MID$(A$,7,4))
40 PRINT "Cetak variabel b$: ",B$
50 END
RUN
Cetak variabel b$ :DIAN
Fungsi RIGHT$
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sejumlah karakter dari data string dimulai dari karakter paling kanan sebanyak N.
Syntax / Cara Penulisan :
RIGHT$(STRING, ARG)
String : Variabel string atau string yang akan diambil dari sebelah kanan
N : Nilai Numerik untuk mengambil string.
Contoh:
10 CLS
20 A$= "STMIK DIAN NUSWANTORO"
30 B$=RIGHT$(A$,4)
40 PRINT "4 Karakter: ",B$
50 END
RUN
4 Karakter : TORO
Fungsi CHR$
Fungsi ini digunakan untuk mengkonversikan bilangan yang nilainya 0 sampai dengan 255 menjadi suatu kode karakter dalam bentuk ASCII
Syntax / Cara Penulisan :
CHR$(N)
N : Nilai numerik antara 0 sampai 255
Contoh:
10 CLS
20 A$= CHR$(205)
30 B$ =CHR$(205)
40 PRINT A$,B$
60 END
RUN
- -
Fungsi STR$
Fungsi ini digunakan untuk mengkonversikan konstatnta,ekspresi,variabel numerik menjadi string
Syntax / Cara Penulisan :
STR$(N)
N : Nilai numerik dan tidak harus bilabgan bulat
Contoh:
10 CLS
20 A= 100
30 B$ =STR$(A)
40 PRINT B$
60 END
Fungsi VAL
Fungsi ini digunakan untuk mengkonversikan konstatnta,ekspresi,variabel string menjadi numerik
Syntax / Cara Penulisan :
VAL(STRING)
String : string atau string variabel yang nilainya akan diubah
Contoh:
10 CLS
20 A$= "100"
30 B =VAL(A$)
40 C=B+3
50 PRINT C
60 END
Fungsi INPUT$
Fungsi ini dipakai untuk memasukan data yang tidak nampak pada layar. Sedangkan jumlah karakter yang dapat dimasukkan sebagai input tergantung jumlah nilai N.
Syntax / Cara Penulisan :
VARIABEL STRING = INPUT$(N)
N : Nilai numerik yang menentukan banyak karakter yang di inputkan
10 CLS
20 PRINT "Masukan 5 Huruf Sembarang "
30 HURUF$=INPUT$(5)
40 PRINT "Huruf Tersebut Membentuk Kata :";HURUF$
50 END
RUN
Huruf Tersebut Membentuk Kata :HURUF
Fungsi INKEY$
Fungsi ini dipakai untuk memasukan data yang tidak nampak pada layar. Sedangkan jumlah karakter yang dapat dimasukkan hanya satu buah karakter setiap pemasukannya. Fungsi INKEY$ tidak menunngu pemasukan dari keyboard, jika tidak ada masukan dari keyboard nilai INKEY$ adalah space kosong. Biasanya digunakan didalam suatu proses perulangan.
Syntax / Cara Penulisan :
VARIABEL STRING = INKEY$
10 CLS
20 PRINT "Masukan Huruf "
30 HURUF$=INKEY$
40 PRINT "Huruf Tersebut Adalah :";HURUF$
50 IF HURUF$=" " THEN GOTO 30
60 END ’’
RUN
Huruf Tersebut Adalah : A
10 CLS
20 PRINT "Program akan berhenti setelah anda menekan sembarang tombol"
30 TOMBOL$=INKEY$
40 PRINT "STMIK",
50 IF TOMBOL$=" " THEN GOTO 20
60 PRINT " SELESAI"
70 END ’’
7. Latihan :
LATIHAN 5-A
Buatlah program untuk mencetak data seperti berikut dengan menggunakan fungsi – fungsi yang ada dan menggunakan proses perulangan.
STMIK D
STMIK DI
STMIK DIA
STMIK DIAN
STMIK DIAN N
STMIK DIAN NU
STMIK DIAN NUS
STMIK DIAN NUSW
STMIK DIAN NUSWA
STMIK DIAN NUSWAN
STMIK DIAN NUSWANT
STMIK DIAN NUSWANTO
STMIK DIAN NUSWANTOR
STMIK DIAN NUSWANTORO
LATIHAN 5-B
Dengan menggunakan fungsi – fungsi yang ada dan menggunakan proses perulangan.
Buatlah program untuk mencetak kata/huruf yang berjalan dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
7. Tugas :
Kalian tentu pernah melihat kalkulator, pada kalkulator setiap penulisan, angka yang ditulis sebelumnya akan bergeser ke sebelah kiri. Buatlah pemasukan angka seperti model pada kalkulator tersebut. Angka yang masuk pertama berada paling kiri dan anka yang masuk sesudahnya berada dibelakangnya,angka yang masuk terakhir berada di sebelah kanan.
Sumber Kepustakaan
Edi Noersasongko, Ir.,M.Kom, Belajar Bahasa Basic Secara Mudah, Modul STMIK Dian Nuswantoro.
Jogiyanto, H.M, Teori dan Aplikasi Program Komputer Bahasa Basic, Andi Offset, Yogyakarta, 1992
F. Soesianto B.Sc.E, Ir., Eko Nugroho, Ir., P. Insap Santosa, Ir., Pemrograman Basic, Andi Offset, Yogyakarta, 1992
Ekabrata Yudhistyra, Algoritma dan Pemrograman Terstruktur Dengan Microsoft Basic, Elex Media Komputindo.
Leroy Finkel and Jerarld R. Brown, Data File Programming In Basic, John Willey & Sons, Inc, New York, 1989.