Monday, February 13, 2012

Sensor

Beranda > dasar > elektronika > rangkaian > Mengenal Sensor, Sensor Suhu dan Cahaya
Mengenal Sensor, Sensor Suhu dan Cahaya

Sensor adalah sebuah alat yang dapat mengubah suatu isyarat atau keadaan menjadi sinyal-sinyal listrik. Terdapat beragam jenis sensor, seperti: sensor cahaya, sensor gaya, sensor suhu, sensor suara, sensor kelembaban, sensor getaran atau vibrasi, sensor kecepatan, sensor gas, sensor ledakan, dan masih banyak lagi.

Sensor Suhu
Sensor untuk suhu adalah thermistor yang dijelaskan pada artikel sebelumnya. Nilai tahanan thermistor akan semakin berkurang dengan meningkatnya suhu. Cara terbaik untuk menggunakan komponan ini adalah dengan menyambungkannya ke sebuah rangkaian pembagi tegangan. Selanjutnya informasi mengenai suhu akan muncul sebagai tegangan pada persambungan (junction) rangkaian pembagi tegangan. Dengan kata lain, suhu direpresentasikan dalam bentuk sinyal tegangan yang dihasilkan oleh rangkaian pembagi tegangan. Dibawah ini merupakan rangkaian pembagi tegangan untuk thermistor sebagai sensor suhu.


Sensor Cahaya
LDR dapat digunakan untuk sensor cahaya. Nilai tahanan sebuah LDR semakin berkurang dengan meningkatnya intensitas cahaya. Sebagaimana halnya thermistor, komponen ini paling baik digunakan sebagai bagian dari rangkaian pembagi tegangan, yang menghasilkan sinyal tegangan.

Fotodioda memiliki sifat-sifat yang serupa dengan dioda biasa, namun sangat sensitif terhadap cahaya. Fotodioda yang ditampilkan dalam foto di sebelah kiri memiliki kemasan berbentuk kaleng (silinder) logam. Elemen inti dari komponen ini, yaitu dioda, dapat terlihat melalui lensa yang ada dibagian atas silinder, sebagai sebuah chip silikon berbentuk bujur sangkar.

Fotodioda model lain, ditempatkan di dalam kemasan plastik kedap cahaya. Akan tetapi, kemasan ini dapat ditembus oleh cahaya inframerah. Dioda ini sangat bermanfaat untuk digunakan di dalam sistem-sistem keamanan, untuk mendeteksi kedatangan seorang tamu tak diundang, yang berjalan menabrak seberkas sinar inframerah yang tidak terlihat.


Gambar diatas merupakan rangkaian pembagi tegangan untuk fotodioda sebagai sensor cahaya. Sebuah foto dioda disambungkan secara bias-mundur di dalam rangkaian. Hanya terdapat arus bocor sebesar beberapa mikro ampere yang mengalir melewati komponen ini. Arus ini besarnya sebanding dengan intensitas cahaya yang jatuh mengenai fotodioda. Arus akan dilewatkan menuju sebuah resistor dan tegangan akan timbul pada resistor tersebut. Tegangan yang timbul ini sebanding besarnya dengan intensitas cahaya yang menimpa fotodioda.

No comments: